This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 27 Maret 2012

Pengertian Definisi Diplomat

Seorang diplomat adalah orang yang ditunjuk oleh negara untuk melakukan diplomasi dengan negara lain atau organisasi internasional. Fungsi utama dari diplomat berkisar pada representasi dan perlindungan kepentingan dan warga negara dari negara pengirim, serta promosi informasi dan hubungan persahabatan.

Diplomat adalah bentuk tertua dari setiap lembaga kebijakan luar negeri negara, mendahului kementerian luar negeri, menteri luar negeri dan kantor kementerian oleh berabad-abad.
Terminologi

Jajaran diplomat-duta, utusan, menteri, dan Kuasa Usaha - ditentukan oleh hukum internasional, yaitu Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik 1961.

Diplomat dapat dibandingkan dengan konsul, atase, yang mewakili negara mereka dalam beberapa cara administratif, tetapi yang tidak memiliki fungsi politik diplomat.
Fungsi

Diplomat di posting mengumpulkan dan melaporkan informasi yang dapat mempengaruhi kepentingan nasional, seringkali dengan nasihat tentang bagaimana pemerintah negara asal harus merespon. Kemudian, setelah ada respons kebijakan yang telah diputuskan di ibukota negara rumah itu, posting memikul tanggung jawab utama untuk mengimplementasikannya. Diplomat memiliki pekerjaan menyampaikan, dalam cara yang paling persuasif mungkin, pandangan pemerintah rumah untuk pemerintah yang mereka terakreditasi dan, dalam melakukannya, untuk mencoba meyakinkan orang-orang pemerintah untuk bertindak dengan cara yang sesuai dengan kepentingan negara asal. Dengan cara ini, diplomat adalah bagian dari awal dan akhir setiap loop dalam proses yang berkesinambungan melalui kebijakan luar negeri yang dibuat.

Secara umum, telah menjadi lebih sulit bagi diplomat untuk bertindak secara otonom. Sedangkan di Jefferson Thomas masa lalu bisa menulis kepada Sekretaris tentang Negara, "Kami belum mendengar dari Duta Besar kami di Spanyol selama dua tahun. Jika kita tidak mendengar kabar darinya tahun ini, mari kita menulis surat kepadanya", [1] aman sistem komunikasi, email dan telepon mobile dapat melacak dan menginstruksikan kepala paling tertutup misi. Teknologi yang sama secara terbalik diplomat memberikan kapasitas untuk input langsung lebih lanjut tentang proses pembuatan kebijakan di ibukota rumah.


Email yang aman telah mengubah kontak antara diplomat dan pelayanan. Hal ini kurang mungkin bocor, dan memungkinkan lebih banyak kontak pribadi dari telegram resmi, dengan distribusi yang luas dan gaya pribadi.
Pembelaan

Negara asal biasanya akan mengirim instruksi ke posting diplomatik pada apa tujuan kebijakan luar negeri untuk mengejar, namun keputusan mengenai taktik - yang perlu dipengaruhi, apa yang terbaik akan membujuk mereka, yang adalah sekutu potensial dan musuh, dan bagaimana hal itu dapat dilakukan - adalah untuk para diplomat di luar negeri untuk membuat.

Dalam operasi ini, kecerdasan, integritas, pemahaman budaya dan energi diplomat individu kritis. Jika mereka ada baik di pekerjaan mereka, mereka akan mengembangkan hubungan didasarkan pada kepercayaan dan saling pengertian dengan anggota berpengaruh dari negara di mana mereka terakreditasi. Mereka akan telah bekerja keras untuk memahami motif, pola pikir dan budaya dari sisi lain.
Perundingan
Diplomat itu harus menjadi negosiator yang sangat baik tetapi, di atas semua, katalis untuk perdamaian dan pemahaman antara masyarakat. Peran adalah unsur utama dalam hubungan damai antara negara karena ruang lingkup berakhir ketika pertempuran dimulai perang dan bisa, di terbaik, bertindak secara bersamaan.


.

Pengertian DIplomasi Menurut para ahli

Pengertian diplomasi
Secara harfiah diplomasi berasal dari kata “diploma” (Yunani: sebuah kertas yang dilipat dua) yang didesain sebagai dokumen resmi Negara/ dokumen sejarah, sebuah sertifikat perundingan, kewenangan, dan semacamnya. Berdasarkan Bester’s New World Dictionary of the American Language (1996) diplomasi adalah:
  1. Hubungan relasi antar bangsa, dalam membuat keputusan,
  2. Keahlian dalam melakukannya,
  3. Keahlian dealing with people.
Berikut adalah definisi diplomasi menurut beberapa ahli:
-          Ellis Briggs: diplomasi adalah sebuah kegiatan urusan official dengan cara mengirim seseorang untuk mewakili pemerintahan. Tujuan diplomasi adalah untuk menciptakan persetujuan dalam kacamata kebijakan (1968, p.202)
-          Geoffrey McDermott: diplomasi adalah pertimbangan dalam manajemen hubungan internasional. Masing-masing Negara, seberapapun kaliber dan ukurannya, selalu ingin memelihara/ mengembangkan posisinya dalam kancah internasional. Begitulah adanya, kendati faktanya, akan lebih baik jika lebih sedikit negara nationally minded di dunia ini. (1973, p.39)
-          Honore de Balzac: ilmu pengetahuan bagi mereka yang tidak berkuasa… suatu ilmu pengetahuan menyenangkan yang selalu demi memenuhi dirinya sendiri; suatu ilmu pengetahuan yang mengijinkan praktisinya untuk tidak mengatakan apapun dan berlindung di belakang anggukan kepala misterius; suatu ilmu pengetahuan yang mengatakan bahwa eksponen yang paling berhasil, pada akhirnya, adalah mereka yang mampu berenang bersama kepalanya di atas arus kejadian-kejadian yang pura-pura ia lakukan. (p.37)
DIPLOMASI DAN PERKEMBANGANNYA
Catatan historis pertama megenai pertukaran duta pemerintahan terorganisir terjadi di millennium ketiga sebelum masehi, yakni peradaban tulisan berbentuk paku Mesopotamia.
Diplomasi pernah dimarginalkan dalam kajian HI. Namun anehnya saat itu diplomasi mendapat perhatian dari sebagian kecil ilmuwan politis yang mengkhususkannya di dalam kajian ilmu hubungan internasional. Tentu saja, itu karena diplomasi bersifat “sangat menentang ke theory”. Seperti yang kita ketahui, sejarah diplomatik menimbun sangat banyak informasi tentang peristiwa dari jaman dahulu hingga ke depannya dan  sejarawan diplomatik pun gagal menempa mata rantai kuat dengan teori IR. Oleh karena itu, kendati diplomasi ” ada” di dalam teori internasional, ia jarang diteliti atau secara ekstensif diselidiki. Kekayaan konseptual literatur mengenai diplomasi sungguh terbatas dan sangat “terceraikan” dari perkembangan teori politik. Contohnya ketika  masa Perang Dingin terjadi, ancaman kekuatan lebih diunggulkan ketimbang diplomasi.
Namun beberapa tahun terakhir ini, studi diplomasi akademis nampaknya telah terevitalisasi. Contohnya Institut terkemuka Studi Diplomasi Universitas Georgetown yang menerbitkan The Diplomacy Record per tahunnya dan Pusat Studi Diplomasi di Universitas Leicester, yang menerbitkan Discussion Papers bulanan dan buku berseri, Studies in Diplomacy. Sebagai tambahan, International Studies Association ( ISA) dan British International Studies Association (BISA) mendirikan bagian studi diplomatik di tahun 1990an.
ESENSI DIPLOMASI
Sebagian besar ilmuwan politis membantah bahwa diplomasi ‘mengekspresikan sebuah human condition yang mendahului dan melebihi pengalaman selama tinggal dalam kedaulatan tersebut, Negara wilayah dalam beberapa ratus tahun yang lalu’ (Sharp, 1999: 51). Daripada membatasi konsep pada praktek dan aktor yang spesifik, mereka memahami diplomasi dalam kaitannya dengan konsep umum, seperti representation dan communication. Diplomasi juga dapat dipahami sebagai ‘suatu proses komunikasi yang diatur’ ( Constantinou, 1996: 25) atau ‘ sistem komunikasi masyarakat internasional’ (James, 1980: 942).
Disamping itu diplomasi berisi aspek-aspek penting, seperti: (1) sebuah akun sejarah dan prasejarah diplomasi, (2) mengenai fungsi, gaya, dan teknik berdiplomasi, (3) informasi mengenai kerangka syah diplomasi, (4) sebuah diskusi tentang permasalahan dan pengembangan kontemporer.
KEBIJAKAN LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN DIPLOMASI
Penting untuk membedakan antara diplomasi dan Kebijakan luar negeri. Diplomasi mengacu pada pelaksanakan hubungan dengan seseorang, sedangkan FP mengacu pada ‘perihal’ tersebut, sebuah strategi/ rencana yang dikembangkan oleh decision maker untuk berhubungan dengan Negara lain , bertujuan untuk mencapai sebuah tujuan spesifik yang disebut dengan national interest. Harper dan Row (1973) berpendapat bahwa kebijakan luar negeri adalah sebagai poin yang memperlancar kebangkitan dalam sistem internasional ke dalam arena domestic dan di mana politik domestic bertransformasi ke dalam international behavior. Itulah mengapa kebijakan luar negeri menjadi kajian penting dalam ilmu hubungan internasional.
KESIMPULAN
Pada dasarnya diplomasi adalah kajian hubungan internasional dengan dasar teoritikal yang lemah. Namun beberapa tahun terakhir ini, studi diplomasi akademis nampaknya telah terevitalisasi. Hal ini dikarenakan diplomasi menekankan pada negosiasi. Berdasarkan kamus Oxford, diplomasi didefinisikan sebagai  ‘kegiatan hubungan internasional dalam bentuk negosiasi’. Adam Watson (1982: 33) juga tak jauh beda dari itu, ia berpendapat diplomasi sebagai ‘negosiasi antara perangkat politik yang keduanya indepen’.
Sementara itu FP merupakan sebuah strategi/ rencana yang dikembangkan oleh decision maker untuk berhubungan dengan Negara lain.
PENDAPAT
Secara ringkas saya berpendapat bahwa sementara diplomasi adalah taktik, FP adalah strategi. Keduanya saling berhubungan satu sama lain. Diplomasi akan turut berubah jika terjadi perubahan lingkungan yang memicu perubahan dalam FP. Saya juga sependapat dengan McDermott bahwa inti sebenarnya dari diplomasi adalah untuk mengintervensi Negara lain melalui persetujuan sebab tujuan utama dari diplomasi tak lain adalah untuk memenuhi national interest. Tak ada satu Negara pun di dunia ini yang menginginkan kedudukan negaranya dalam kancah internasional jauh lebih rendah ketimbang lainnya.


.

Pengertian Definisi Diplomasi



Pengertian Definisi Diplomasi

Diplomasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “diploun” yang berarti “melipat”. “Diplomas” — Surat jalan masa Romawi dicetak pada piringan logam dobel, dilipat, dan dijahit.
“Diplomasi” — menunjukkan keahlian atau keberhasilan dalam melakukan hubungan internasional dan perundingan.
Definisi
  1. Diplomasi adalah manajemen hubungan internasional melalui negosiasi yang diselaraskan dan diatur oleh duta besar dan para wakil; bisnis atau seni para diplomat. (The Oxford English Dictionary).
  2. Diplomasi adalah seni berunding, khususnya tentang perjanjian diantara negara-negara; keahlian politik. (The Hamber’s Twentieth Century Dictionary).
  3. “The application of intelligence and tact to conduct of official relation betweenthe government of independent states.” (Sir Earnest Satow, Guide to Diplomatic Practice).
  4. Diplomasi adalah seni, yakni seni bernegosiasi/berunding –usaha untuk membuat orang lain menerima jalan pikiran perunding.
  5. Diplomasi adalah seni dan ilmu perwakilan negara dan perundingan (Svarlien).
  6. Praktik pelaksanaan politik luar negeri suatu negara dengan cara negosiasi dengan negara lain (Ivo D. Duchacek).
  7. Diplomacy is the application of intellegence and tact to the conduct of official relations between the gonvrnments of independent states, extending sometimes also to their relations with vassal states; or more briefly still, the conduct if business between states by peacefull means. (Sir Ernest Satow dkk.).
  8. (1) The employment of tact, shrewdness, anf skill in any negotiation or transaction; (2) The art of negotiation in order to achieve the maximum of costs, within a system of politics in which war is a possibility. (Quency Wright, The Study of International Relations). 
  9. Diplomacy comprises any means by which states establish or maintain mutual relations, communicate with each other, or carry out political or legal transactions, in each case through their authorized agents. (Law Bronlie, Principle of Public International Law).
  10. 1.The management of internal relation by means negotiation; 2. Skill or address in the conduct of international intercourse and negotiations. 3. The method by which these relations are adjusted and managed by ambassadors and envoys; and 4. The bussines of art of the diplomatic. (Harold Nicholson).
  11. Wikipedia: dalam arti informal atau arti sosial, diplomasi adalah pekerjaan yang bijaksana untuk memperoleh keuntungan strategis atau untuk mencari solusi yang dapat diterima bersama untuk sebuah tantangan yang sama dengan cara sopan.
  12. Diplomasi adalah manajemen hubungan internasional melaui negosiasi (Harold C ).
  13.  Seni untuk mengedepankan kepentingan terhadap negara (KM Pannikar, The Principal and Practice of Diplomacy).
Dari beberapa definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan:
  1.  Unsur pokok diplomasi adalah negosiasi.
  2.  Negosiasi dilakukan untuk mengedepankan kepentingan negara.
  3.  Tindakan-tindakan diambil untuk menjaga dan memajukan kepentingan nasional sejauh mungkin bisa dilaksanakan dengan sarana damai.
  4.  Teknik diplomasi sering dipakai untuk menyiapkan perang dan bukan untuk menghasilkan perdamaian.
  5.  Diplomasi dihubungkan erat dengan tujua politik luar negeri.
  6.  Diplomasi modern dihubungkan erat dengan system negara.
  7.  Diplomasi tak bisa dipisahkan dari perwakilan negara.
Dalam kasus sengketa dua negara atau lebih, diplomasi gagal = perang. Akhir atau hasil diplomasi: perang atau damai. Perang selalu diakhiri pula dengan diplomasi. Jadi, buat apa perang?


.

Pengertian definisi Dinamis

SIKAP DINAMIS
1.    Pengertian Dinamis
Dinamisme merupakan kemampuan melihat sisi terang kehidupan dan memelihara sikap positif, sekalipun berada dalam kesulitan. Dinamisme adalah pendekatan yang positif terhadap kehidupan sehari-hari untuk mencapi keberhasilan yang berguna bagi kehidupan.
Dalam firman Allah:
Artinya:
Dan Ya’qub berkata: “Hai anak-anakku janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain; namun demikian Aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun dari pada (takdir) Allah. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah Aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri”.(Q.S. yusuf [12]: 67)
2.    Ciri-ciri Sikap Dinamis
a.    Wajar dan realistis
b.    Yakin pengorbanan dan Amal shaleh
Pertanyaan:
bagaimanakah membina sikap dinamis?
Jawaban:
Orang dinamis mempunyai keyakinn positif bahwa situsi akan segera membaik berdasarkan pada keyakinan dan kesadaran akan kemampun sendiri, kemampuan untuk secara aktif mengatasi masalah dan kemampun mengingat kembali lain ketika berhasil mengatasi masalah seperti itu.


.

Pengertian Definisi Diktator

Terlalu lamanya seorang Penguasa menjadi seorang Pemimpin atau Presiden di suatu Negara secara berangsur angsur bisa merubah sifat seseorang menjadi Diktator.Penguasa diktator yaitu Penguasa yang memiliki kekuasaan yang absolut/mutlak kekuasaan yang bisa di peroleh melalui kekerasan atau kudeta dengan cara yang tidak demokratis.Seorang pemimpin Negara yang memerintah secara otoriter atau tirani akan menindas Rakyatnya yang tentunya akan sangat merugikan Rakyat itu sendiri.Pada Pemerintahan diktator akan terjadi korupsi,kolusi dan nepotisme,sedangkan Rakyat terpuruk dalam kemiskinan.Para Pemimpin diktator hanya memikirkan kepentingan pribadinya saja. Dengan tumbuh suburnya korupsi mengakibatkan kerugian di Pihak Rakyat yaitu angka kemiskinan dan pengangguran sangat tinggi.Masalah utamanya adalah bobroknya mental sang Pemimpin itu sendiri dan gagal untuk menjadi seorang Pemimpin yang adil dan bijaksana.Tingkah laku dan perbuatan Pemimpin yang seperti ini akan secara langsung menghancurkan integritas dan posisi kepemimpinannya di mata Rakyat.Sehingga tidaklah salah apabila suatu hari akan terjadi revolusi oleh Rakyat. Faktor usia yang sudah uzur juga berpengaruh dalam hal kepemimpinan seseorang karena secara akal dan fisik, pola pikirnya akan semakin lemah/pikun.Pemimpin yang baik memiliki sifat adil dan bijaksana serta lebih memperhatikan kepentingan Rakyat di bandingkan dengan kepentingan pribadinya juga sebaiknya para pembantu Presiden( Menteri )di beri posisi dan porsi yang sesuai dengan kemampuan/skill masing masing sebagai salah satu contoh Menteri Pertanian tapi sarjana S2 di bidang ekonomi. Secara umum sifat sifat yang harus di miliki oleh seorang Pemimpin:
Adil di segala bidang misalnya dalam pembagian subsidi yang rata,di bidang hukum,raskin,pemerataan pembangunan di seluruh wilayah daerah Indonesia dllnya. Rofiq adalah dapat bersosialissasi akrab dengan siapapun tidak pandang bulu atau pilih kasih pada siapapun golongan atau partai,suku,agama dan ras.
Muchsin adalah memberi contoh atau mempraktekan dalam perbuatan yang baik,jadi jangan teori saja tapi dalam prakteknya sesuai baiknya dengan ucapannya. Mujhid adalah berperilaku hemat contonya dalam pengeluaran anggaran Negara tahu mana yang harus di gunakan dan itupun untuk kepentingan Rakyat.Tidak neko neko,glamour sedangkan Rakyat menjerit.Memiliki managemen keuangan yang baik. Amanah adalah dapat di percaya ucapannya,perbuatannya ketika menjabat sebagai Pemimpin,sebagai contoh banyak terjadinya korupsi oleh Pejabat pajak untuk kepentingan pribadinya.Jika uang pajak di kelola dengan jujur dan maksimal niscaya di Indonesia tidak akan ada lagi yang namanya Pengemis, Pengangguran, Gelandangan, Tuna wisma dll. Fatonah adalah cerdas,cendekiawan,ulet,cekatan,tanggap dan sigap. Tabliq adalah dapat menyampaikan informasi dengan baik,benar dan transparan sebagai contoh Anggaran Negara,Devisa Negara. Sidik adalah baik dan bijaksana tidak mudah emosi,tidak egois akan kepentingan dan harga dirinya sendiri. Pemimpin itu sebenarnya adalah pelayan Masyarakat yang mengemban tugas untuk menjalankan amanah Rakyat,aspirasi dari Rakyat.Adanya Presiden itu adalah karena adanya Rakyat(di pilih oleh Rakyat).


.


.

Pengertian Definisi Determinan

Pengertian Definisi Determinan

Segi Geometri

Asumsikan kita mempunyai matriks nxn, n adalah bilangan bulat positif, dan kita buat plot atau kurva. Jika n=1, kita memiliki determinant matriks 1×1 yang bisa diartikan  matriks yang mempunyai 1 dimensi(panjang). Sehingga nilai dari determinant itu sendiri, adalah panjang dari titik O(titik awal) ke suatu titik(titik akhir). Misalnya kita mempunyai matriks [6], matriks 1×1, maka nilai determinant nya adalah 6.
Jika n=2, kita dapat menyebutnya matriks berdimensi 2( panjang dan lebar) dan asumsikan kita mempunyai matriks(x,y)-> (2,0) dan (0,4) kemudian kita membuat kurva xy dan kita plot matriks tersebut. Sekilas nampak bahwa, dari titik awal terhadap sumbu y mempunyai vector panjangnya 4 unit, dan terhadap sumbu x, vector panjangnya(lebar) 2 unit. Dengan demikian kita dapat membuat bangun datar dengan cara membuat titik dari penjumlahan 2 vektor->(2,4). Luas bidang datar itulah nilai dari determinant matriks 2×2.
Jika n=3, maka tentu saja matriks tersebut mempunyai 3 dimensi, panjang, lebar, tinggi. Dengan cara membentuk bidang datar-bidang datar(seperti pada n=2) dan pada akhirnya membentuk suatu bangun, kita dapat menentukan volume dari bangun tersebut dan itulah nilai determinant dari matriks 3×3.
Sebenarnya jika kita amati baik, n=1,2,3,…. Nilai determinant dari matriks tersebuat adalah “nilai ruang” dari matriks tersebut.
Untuk konsep, mirip dengan konsep  Euclidean Space, mungkin dapat menjadi refrensi.

Segi Aljabar

Jika dilihat dari segi Aljabar, determinant adalah jumlah nilai perkalian element matriks dari penyusunan kembali set permutasi n!. Mungkin sangat sulit jika kita membayangkan saja, untuk lebih jelas, mari kita lihat penyusunan dibawah.
Kita mempunya matriks A seperti dibawah.
|a11  a12  a13|
|a21  a22  a23|
|a31  a32  a33|
Matriks di atas mempunyai nilai n=3, sehingga kita dapatkan 6 buah susunan.(3! = 6). Ketika melakukan permutasi, jumlah switching ganjil maka dikalikan dengan “-1”, jika genap dikalikan dengan “+1”.
Permutasi
ke-
Susunan
Kolom
Susunan
Baris
Jumlah
Switching
Hasil
Permutasi
1 1-2-3 1-2-3 0 a11*a22*a33
2 1-2-3 1-3-2 1 -a11*a23*a32
3 1-2-3 2-1-3 1 -a12*a21*a33
4 1-2-3 2-3-1 2 a12*a23*a31
5 1-2-3 3-1-2 2 a13*a21*a32
6 1-2-3 3-2-1 1 -a13*a22*a31
Dengan ini kita mendapatkan nilai determinant melalui menjumlahkan hasil dari permutasi di atas. Dengan cara yang sama kita dapat menentukan nilai determinant dari matriks nxn. Matriks dengan orde 4×4 berarti mempunyai 24 buah hasil permutasi, matriks dengan orde 5×5 berarti mempunyai 120 buah hasil permutasi, dan seterusnya tinggal menjumlahkan hasil tersebut. (Cara ini, juga dinamakan Leibniz Formula yaitu menjumlahkan hasil-hasil permutasi).


.

Pengertian Definisi Desentralisasi

Pengertian Definisi Desentralisasi

Desentralisasi adalah pelimpahan kekuasaan dan pembuatan keputusan secara meluas kepada tingkatan – tingkatan yang lebih rendah. Keuntungan desentralisasi adalah sama dengan delegasi, yaitu mengurangi beban atasan dalam suatu tugas pekerjan yang berat atau tidak dapat dikerjakan sendiri.


Desentralisasi mempunyai nilai apabila dapat membantu organisasi mencapai tujuan dengan efisien. Faktor – faktor yang mempengaruhi derajat desentralisasi adalah sebagai berikut :
1. Filsafat manajemen
2. Ukuran dan tingkat pertumbuhan ekonomi
3. Strategi dan lingkungan organisasi
4. Penyebaran geografis organisasi
5. Pengawasan yang efektif
6. Kualitas manajer
7. Keaneka – ragaman produk dan jasa
8. Karkteristik – karakteristik organisasi lainnya
Penyusunan Personalia Organisasi
Sumber daya terpenting suatu organisasi adalah sumber daya manusia – orang – orang yang memberikan tenaga, bakat, beraktivitas, dan usaha mereka kepada organisasi.
Penyusunan persoanlia adalah fungsi manajen yang berkenaan dengan penarikan, penempatan, pemberian latihan, dan pengembangan anggota-anggota organisasi. Kegiatan – kegiatan penyusunan personalia sangat eraat hubungannya dengan tugas – tugas kepemimpinan, motivasi, dan komunikasi sehingga pembahasannya sering ditempatkan sebagai bagian dari fungsi pengarahan.
Proses penyusunan personalia :
1. perencanaan sumber daya manusia
2. penarikan pengadaan calon – calon personalia
3. seleksi
4. pengenalan orientasi
5. pelatihan dan pengembangan
6. penilaian pelaksaan kerja
7. pemberian balas jasa dan penghargaan
8. perencanaan dan pengembangan karir
Perencaan sumber daya manusia:
1. penentuan jabatan – jabatan yang harus diisi
2. pemahaman pasar tenaga kerja
3. pertimbangan kondisi, permintaan, dan penawaran karyawan.


 .